-

Tradisi Natal di Berbagai Negara

 

Tradisi Natal di Berbagai Negara

21 Desember 2015
Christmas Decoration

     “Jingle bell, jingle bell, jingle bell rock… Jingle bell swing and jingle bells ring…” Gema lonceng Natal mulai berkumandang di seluruh penjuru dunia menandakan hari perayaan kelahiran Juru Selamat umat manusia telah tiba. Umat Kristiani di dunia bersorak sorai menyambut datangnya hari yang ditunggu-tunggu ini. Semarak Natal pun semakin meriah karena Natal tidak hanya dirayakan dengan satu tradisi yang sama tetapi dirayakan dengan tradisi yang berbeda-beda di setiap negara. Berikut beberapa tradisi di beberapa negara dalam memeriahkan Natal.


1. Jepang

Jepang

     Untuk menyambut Natal, umat nasrani di Jepang akan menghias rumah dengan pohon natal dan mistletoe. Tukar-menukar kado merupakan tradisi lama orang-orang Jepang. Selain tukar-menukar kado, keluarga-keluarga Jepang juga makan kalkun pada hari Natal, dan bahkan ada pohon natal di beberapa tempat umum. Mereka menghias rumah mereka dengan pohon cemara, dan puji-pujian natal dikumandangkan dengan sukacita di beberapa rumah. Sering kali, sebuah ranting juga digantung di langit-langit rumah. Krans natal digantung di depan pintu sebagai simbol keberuntungan.

     Jepang juga memiliki tradisi yang unik untuk menyambut dan merayakan Natal. Pada malam tahun baru, seluruh anggota keluarga diwajibkan memakai pakaian yang paling bagus, sering kali mereka memakai baju nasional Jepang, kimono. Kemudian mereka akan berbaris dipimpin oleh sang ayah untuk mengelilingi rumah. Kemudian sang ayah akan melempar kacang kering ke setiap sudut ruangan agar tidak ada roh jahat yang mau tinggal di rumah mereka. Ritual ini dipercaya sebagai ritual untuk mengusir setan.

     Satu lagi hal unik yang dilakukan masyarakat Jepang pada saat Natal yakni berbondong-bondong pergi KFC terdekat untuk makan. Hal ini bermula dari iklan KFC yang menyiratkan bahwa orang-orang Amerika makan di KFC untuk merayakan Natal. Dan orang Jepang pun berpikir bahwa mereka juga harus melakukan hal yang sama. Gerai-gerai KFC selalu dipenuhi dengan pelanggan bila saat Natal tiba. Bahkan mereka sudah booking jauh-jauh hari.


2. Tiongkok/Taiwan

Taiwan

     Berbeda dengan beberapa negara lain, perayaan Natal di Tiongkok bukan merupakan hari libur nasional. Perayaan Natal ditandai dengan aneka ragam pohon Natal dengan beraneka ukuran di sejumlah pusat perbelanjaan, sebagian ditampilkan pula sinterklas, domba dalam aneka yang beragam pula. Warga Tiongkok melakukan perayaan Natal dengan menghias rumah menggunakan lentera dari kertas. Mereka juga akan menghias pohon Natal dengan rantai dari kertas, bunga dari kertas dan lentera kertas.

     Puncak dari perayaan Natal dilakukan di tahun baru. Setiap anak-anak akan menerima hadiah baju baru, makan makanan mewah, mendapatkan mainan baru dan menikmati permainan kembang api. Selain itu, foto atau lukisan nenek moyang akan dipajang di ruangan utama rumah masing-masing keluarga.


3. Australia

Australia

     Perayaan Natal biasanya sangat identik dengan musim dingin dan salju, lain halnya yang terjadi di Australia. Saat Natal, masyarakat di negara kanguru ini justru sedang mengalami musim panas sehingga perayaannya lebih banyak dilakukan di luar ruangan. Sehari sesudah Natal, biasanya di Australia diadakan permainan kriket dan perlombaan perahu dayung (yacht) dari Sydney ke Hobart. Lomba perahu dayung ini merupakan acara olahraga penting dalam perayaan Natal mereka. Pada nari Natal semua orang berkumpul dan saling bertukar kado dan makanan yang sering kali dihidangkan di luar ruangan. Dan biasanya dalam acara kumpul-kumpul ini akan juga digelar barbeque alias ‘barbie.’ Seafood merupakan salah satu menu yang disediakan, dimana udang menjadi salah satu hidangan yang istimewa di cuaca panas.


4. New Zealand

New Zealand

     Buah-buahan yang banyak terdapat pada musim panas seperti cherry, semangka dan kiwi akan banyak menghiasai menu makanan pada hari Natal warga New Zealand. Selain itu, ada juga kue khas New Zealand bernama “Pavlova” atau “Pav” yang berbahan dasar dari meringue (kue busa) dengan whipped cream dan buah-buahan segar seperti kiwi, anggur dan strawberry. Makanan penutup merupakan hidangan populer dan menjadi bagian penting dari masakan nasional Australia dan Selandia Baru yang sering disajikan saat makan perayaan Natal dan liburan.


5. Inggris

Inggris

     Bagaimana dengan perayaan Natal di Inggris? Ada tradisi unik yang dilakukan oleh warga Inggris selain misa ke Gereja, makan malam bersama dan tukar hadiah. Sejak 1847 saat Natal tiba mereka akan mematahkan crackers atau semacam kue panjang yang didalamnya terdapat sebuah karton. Lalu, ada juga puding berisikan buah kering dan kacang-kacangan serta ginger bread atau kue jahe yang menjadi hidangan wajib saat perayaan Natal. Uniknya, saat proses pengadukan puding, si pembuat harus mengaduk puding searah jarum jam sambil membuat permohonan agar dikabulkan. Selain puding, plum dan pie juga menjadi hidangan yang wajib disajikan saat makan malam sambil merayakan Natal bersama keluarga.


6. Amerika Serikat

USA

     Di Amerika serikat, akan ada banyak kaos kaki yang menggantung di malam Natal. Legenda mengatakan bahwa St. Nicholas mendengar apa yang di butuhkan oleh semua keluarga. Untuk memberikan kejutan kepada mereka, St. Nicholas turun kebawah dan masuk melalui cerobong asap dan menaruh tas berharga yang berisi emas ke dalam kaos kaki yang digantung. St. Nicholas juga dikenal sebagai Santa Claus, sang pemberi hadiah.


7. Italia

Italy

     Jika perayaan Natal biasanya dimeriahkan dengan pohon Natal yang terbuat dari pohon cemara, lain halnya dengan perayaan Natal di negara matador ini. Disini Anda tidak akan menemukan pohon Natal pada umumnya, namun akan menemui pohon Natal yang berbentuk piramid-piramid yang terbuat dari kayu serta hiasannya yang beda dari yang lain adalah hiasan berupa buah-buahan. Jika Anda menginginkan sesuatu yang berbeda dari pohon Natal, Anda bisa langsung berkunjung ke Italia dan bisa langsung menyaksikan piramid Natal yang sangat cantik ini. Tidak hanya itu, di Italia Anda akan menemukan sebuah pohon natal yang amat sangat besar. Pohon natal terbesar ini memiliki titik lampu hijau sebanyak 250 buah pada Gunung Ingino. Dari tengah kota akan terlihat tinggi pohon natal ini yang mencapai 650 meter. Sangat menajubkan bukan!


8. Mexico

Mexico

     Di Mexico, anak-anak merayakan Natal dengan menghancurkan pinata berbentuk bintang. Orang tua maupun anak-anak akan memakai penutup mata, berputar-putar lalu mengayunkan stick pemukul untuk memecahkan pinata yang berbentuk bintang tersebut. Setelah pinata itu pecah, akan ada banyak permen, kacang, buah-buahan dan beraneka makanan kecil lainnya yang dapat dinikmati oleh semua orang yang merayakan Natal di tempat tersebut.


Itulah beberapa tradisi perayaan Natal di beberapa negara di dunia. Bagaimana dengan Natal Anda? Tradisi Natal manakah yang mewakili tradisi Anda?

Merry Christmas