Chat with us, powered by LiveChat

Syarat Liburan Ke Turki Saat Pandemi

by: Author

Dibuat: Rabu, 16 September 2020

Update: Rabu, 17 Maret 2021

Hi Bayu Buana Lovers, sudah tidak sabar untuk traveling ke luar negeri? Saat ini Turki merupakan salah satu negara yang sudah bisa dikunjungi oleh WNI (Warga Negara Indonesia) disaat pandemi. Turki adalah destinasi yang dilirik banyak wisatawan karena pemandangannya yang indah dan bangunan-bangunan bersejarah.

Di Istanbul, Anda bisa mengunjungi Blue Mosque yang megah dengan interiornya yang berwarna biru. Serta mengunjungi Hagia Sophia yang dulunya mempunyai sejarah yang panjang, mulai dari gereja, dijadikan masjid, museum, dan kini oleh pemerintah Turki Kembali dijadikan sebagai mesjid. Jangan lupa mencoba naik Hot Air Balloon di Cappadocia supaya perjalanan Anda semakin lengkap.

Tentunya liburan Anda ke Turki bisa diwujudkan karena Bayu Buana selalu mengutamakan protocol kesehatan dalam setiap perjalanan. Mulai dari Jakarta, Bayu Buana akan membantu memproses dokumen apa saja yang dibutuhkan untuk masuk ke negara Turki. Pada saat di Turki pun sudah dipilihkan hotel yang menerapkan protocol Kesehatan untuk Anda menginap bahkan transportasi yang digunakan pun selalu dibersihkan setiap hari dan disediakan sanitizer.

Bepergian ke Turki saat pandemi, Anda akan membutuhkan visa dan surat keterangan bebas Covid-19. Untuk mendapatkan surat keterangan bebas Covid-19, Anda harus melakukan tes sebanyak dua kali, pertama PCR Test di Jakarta sebelum berangkat dan yang kedua adalah PCR Test pada saat di Bandara Istanbul sebelum kembali ke Jakarta.

Tidak perlu khawatir untuk PCR Test sebelum keberangkatan, karena Anda akan dirujuk ke Lab Klinik ternama yang merupakan rekan Kerjasama Bayu Buana. Anda akan diberikan E-Voucher oleh Travel Consultant kami untuk diberikan ke Lab Klinik yang dituju. Dan untuk PCR Test saat di Bandara Istanbul, Anda akan dibantu oleh Tour Leader professional kami.

Updates

Regulasi Baru New Normal di Turki
Turki telah mengumumkan kembali beberapa regulasi baru yang harus diberlakukan dan harus diikuti para turis. Berikut peraturan terbaru yang harus ditaati para wisatawan saat datang.

  • Rumah Makan hanya menyediakan layanan pesan antar
  • Hotel dan Rumah Makan yang berada di dalam hotel tetap buka untuk para wisatawan
  • Kendaraan yang membawa wisatawan dapat beroperasi dengan menunjukan dokumen yang diperlukan.
  • Museum umum yang beroperasi di bawah Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata tetap buka setiap hari dari jam 10.00-16.00
  • Masjid tetap dibuka dan wisatawan tetap bisa mengunjungi beberapa Masjid yang menjadi ikon seperti Hagia Sophia dan Blue Mosque.
  • Pusat pembelanjaan seperti Grand Bazaar Istanbul dan mall tutup akhir pekan.
  • Acara Konser, pertunjukan dan perayaan tetap diperbolehkan sesuai regulasi
  • Toko-toko yang menjual suvenir khas Turki seperti toko perhiasan, toko karpet / pabrik karpet tetap dibuka selama hari kerja
  • Wisatawan yang tiba di Turki harus mengunduh aplikasi HES (Hayat Eve Sigar), aplikasi kesehatan untuk memantau perjalanan seluruh warga lokal maupun wisatawan.
  • Penumpang Internasional yang akan tiba di Turki pada 15 Maret 2021 GMT + 3 (tidak termasuk penumpang transit dan penumpang di bawah usia 6 tahun) harus mengisi Formulir Masuk Turki yang dapat diperoleh di https://register.health.gov.tr/  dalam waktu 72 jam setelah keberangkatan mereka. Hasil cetak atau screenshot seluler dari formulir yang telah diisi harus diserahkan kepada awak maskapai sebelum naik.
  • Semua penumpang yang tiba di Turki dari negara lain yang mengunjungi Brasil, Inggris Raya, Denmark, dan Afrika Selatan dalam 10 hari terakhir akan dikarantina selama 14 hari di tempat yang dipilih oleh otoritas resmi Turki setelah kedatangan mereka. Pada hari ke 10 masa karantina, penumpang diharuskan menjalani tes PCR kedua dan jika hasil tes negatif, masa isolasi akan berakhir.
  • Penumpang berusia 6 tahun ke atas yang mengunjungi negara-negara yang disebutkan di atas dan tiba di Turki diharuskan, sebelum naik, untuk menyerahkan hasil tes PCR negatif dengan sampel yang dikumpulkan dalam 72 jam terakhir sebelum keberangkatan.

Saat regulasi baru diberlakukan, Departemen Pariwisata di Turki memberikan prioritas dan hak istimewa kepada wisatawan yang mengunjungi negara Turki

Tunggu apa lagi? Yuk rencanakan liburan Anda ke Turki yang tertunda mulai dari sekarang!


Chat Kami